• Home
  • Kuliner
    • Makanan Berat
    • Makanan Ringan
    • Minuman
  • About Solo
    • Letak Geografis
    • Sejarah
    • Pemerintahan
    • Universitas
    • Transportasi Wisata
    • Penginapan
  • Budaya
    • Lagu
    • Tarian
    • Bedhaya Ketawang
    • Rumah Adat
  • Tempat Wisata
    • Keraton Solo
    • Pusat Oleh-Oleh

Solo Berseri

instagram
Jalan-jalan ke luar kota belum afdol rasanya jika tidak membeli oleh-oleh khas daerah itu. Untuk itu, di Solo ditawarkan berbagai jenis tempat penyedia oleh-oleh. Jadi, kalian ga perlu repot-repot cari oleh-oleh. Slide ke bawah ya!

PUSAT GROSIR SOLO (PGS)

PGS menyediakan banyak variasi pakaian batik untuk pria, wanita, ataupun anak-anak. PGS terletak di Jl. Mayor Sunaryo No. 1, Kedung Lumbu, Gladag, Pasar Kliwon Kota Surakarta, Jawa Tengah. Banyak barang yang dijual grosir di tempat ini. Daya tarik PGS sendiri adalah letaknya yang strategis, yaitu di pusat kota Solo. Banyak transportasi wisata juga berhenti di PGS sehingga menyebabkan pengunjung yang banyak yaitu sekitar 10.000 orang. PGS menjadi banyak pengunjung juga karena barang yang dijual murah dan kualitasnya bagus. Jika kalian ingin memesan baju dengan jumlah banyak, kalian bisa request ke pedagangnya dan nanti pedagangnya akan menawarkan contoh bajunya. Tidak perlu khawatir, karena setiap pedagang di PGS memiliki usaha membuat baju sendiri sehingga walaupun kalian memesan banyak, mereka pasti akan memenuhi kebutuhan konsumennya.
Bagi kalian yang ingin berbelanja banyak baju batik, kalian bisa coba kesini! Dijamin kebutuhan shopping kalian terpenuhii hihihihi
*karena penulis sering kesini soalnya kalau mudik ke Solo hahahaha
Semoga artikel ini membantu kaliannn. Kamsahamida!
Source: JejakPiknik.com
Source: pusat grosir solo
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Source: Tribunnews.com
Keraton Solo adalah salah satu tempat wisata yang ada di Solo dan masih berfungsi sebagai tempat tinggal keluarga kerajaan. Keraton Solo adalah istana resmi yang didirikan oleh Sultan Pakubuwana II pada tahun 1744 sebagai pengganti keraton yang sudah hancur akibat Geger Pecinan 1973. 
Keraton Solo memiliki design yang sangat eksotis di zamannya. Designnya bertemakan Jawa-Eropa dan dominan warna putih biru. Arsitek istana ini salah satunya ialah Pangeran Mangkubumi atau Sultan Pakubuwana I. Ia juga yang mendesign Keraton Yogyakarta sehingga banyak kesamaan antara Keraton Solo dengan Keraton Yogyakarta.
Secara umum, keraton Solo dibagi menjadi beberapa bagian, yakni:

  • Kompleks alun-alun Lor yang meliputi Gladag, Pangurakan, Alun-Alun Lor, dan Masjid Agung Surakarta
  • Kompleks Sasana Sumewa dan Kompleks Siti Hinggil Lor/utara. Kompleks Sasana Sumewa adalah bangunan utama terdepan di Keraton. Bangunan ini dulu digunakan sebagai tempat untuk menghadap para pejabat dalam upacara resmi kerajaan. Kompleks Siti Hinggil Lor merupakan kompleks yang dibangun di atas tanah yang lebih tinggi dari sekitarnya.
  • Kompleks Kamandungan Lor merupakan gerbang yang menghubungkan Jalan Supit Urang dengan halaman dalam istana
  • Kompleks Sri Manganti yang meliputi Bangsal Smarakatha disebelah barat dan Bangsal Marcukundha di sebelah timur.
  • Kompleks Kedaton memiliki bangunan utama yaitu Sasana Sewaka, Bangsal Maligi, Dalem Ageng Prabasuyasa, Sasana Handrawina, dan Panggung Sangga Buwana. Kawasan ini merupakan tempat tinggal bagi keluarga kerajaan.
  • Kompleks Magangan yang terdapat bangunan bernama Bangsal Magangan dan merupakan tempat bagi calon pegawai kerajaan.
  • Kompleks Siti Hinggil Kidul/selatan yang digunakan sebagai tempat untuk memelihara pusaka kerbau albino keturunan Kyai Slamet.
Warisan Budaya yang ada di keraton Solo adalah sbb:
  1. Upacara Grebeg. Upacara ini diselenggarakan sebanyak 3x dalam satu tahun penanggalan Jawa. Pada upacara ini sultan memberikan sedekahnya sebagai ucapan syukur atas kemakmuran kerajaan.
  2. Sekaten. Upacara ini dilakukan selama 7 hari sebagai tanda lahirnya Nabi Muhammad.
  3. Malam Satu Sura. Dalam masyarakat Jawa, malam 1 Sura merupakan perayaan tahun baru menurut penanggalan Jawa.
  4. Pusaka dan tarian sakral.
Inilah sedikit pembahasan dari Keraton Solo. Selengkapnya kalian boleh melihat di halaman ini.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Follow Us

Labels

About Solo Budaya Kuliner Tempat Wisata

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2018 (15)
    • ▼  April (2)
      • Rumah Adat
      • Tari Bedhaya Ketawang
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (12)

Created with by BeautyTemplates | Distributed by Gooyaabi Templates